Santri MIC Samarinda Aktif Terlibat dalam Kegiatan Keagamaan dan Sosial di Masyarakat

Samarinda – Santri Pondok Pesantren Muslim Indonesia Center (MIC) Samarinda terus menunjukkan peran aktifnya dalam kehidupan masyarakat. Mereka tidak hanya belajar di pesantren, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai kegiatan keagamaan dan sosial, termasuk khatam Al-Quran, barazanji, pengajian, dan bakti sosial

Berita204 Views

Samarinda – Santri Pondok Pesantren Muslim Indonesia Center (MIC) Samarinda terus menunjukkan peran aktifnya dalam kehidupan masyarakat. Mereka tidak hanya belajar di pesantren, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai kegiatan keagamaan dan sosial, termasuk khatam Al-Quran, barazanji, pengajian, dan bakti sosial.

Pimpinan Ponpes MIC, Dr. Hj. Sitti Sagirah, M.Ag., menjelaskan bahwa keterlibatan santri di masyarakat merupakan bagian dari pendidikan karakter. “Kami ingin santri tidak hanya pandai secara akademik atau agama, tetapi juga peduli dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan santri di masyarakat mendapat apresiasi dari warga masyarakat sehingga sering kali diundang untuk mengahadiri khataman Al-Qur’an, Barazanji, Tahlilan, dsb.

Selain khatam Al-Quran, santri MIC juga aktif mengadakan barazanji, pengajian dzikir dan doa bersama yang biasa digelar di masjid atau rumah warga. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat iman sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga.

Santri MIC bertugas sebagai pembaca dzikir, pemandu doa, dan fasilitator. Mereka juga menjelaskan manaqib Nabi Muhammad SAW kepada warga, sehingga kegiatan ini sekaligus menjadi ajang edukasi agama.
 
 

Beberapa santri menyatakan bahwa kegiatan ini memberikan pengalaman spiritual dan sosial yang berharga. “Kami senang bisa mengamalkan ilmu dan berbagi dengan masyarakat,” kata Rifky, salah satu santri MIC.

Persiapan setiap kegiatan dilakukan dengan matang. Santri dilatih membaca Al-Quran dengan tartil, memahami manaqib Nabi, dan berkoordinasi dengan warga setempat agar acara berjalan lancar.
 
Program ini juga menekankan nilai toleransi, saling menghormati, dan kepedulian sosial. Santri MIC selalu mengajarkan bahwa ajaran Islam adalah damai, santun, dan peduli terhadap sesama.
 
Selain kegiatan keagamaan, santri MIC juga terlibat dalam bakti lingkungan, pemberian bantuan pendidikan, dan pengalangan dana bantuan bagi warga yang terkena musibah. Ini menegaskan bahwa pesantren peduli pada aspek spiritual dan sosial masyarakat.
 
Dengan kegiatan seperti khatam Al-Quran, barazanji, pengajian, dan bakti sosial, MIC Samarinda membuktikan bahwa pesantren dapat menjadi pusat pendidikan, pengabdian, dan penyiaran agama di tengah masyarakat.
 
Dr. Hj. Sitti Sagirah, M.Ag, menambahkan bahwa program ini akan terus dikembangkan agar lebih banyak masyarakat merasakan manfaatnya, sekaligus membentuk generasi santri yang berilmu, berakhlak mulia, dan peduli terhadap lingkungan. >;