Wisuda dan Pelepasan Santri Pondok Pesantren MIC Samarinda Tahun 2026 Berlangsung Khidmat

Berita42 Views

SAMARINDA – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti pelaksanaan Wisuda dan Pelepasan Santri yang diselenggarakan di Pondok Pesantren Muslimin Indonesia Center (MIC) pada hari Ahad, 17 Mei 2026.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi para santri yang telah menyelesaikan pendidikan dan pembinaan di lingkungan Pondok Pesantren MIC Samarinda.

Sejak pagi hari, para santri, orang tua, guru, serta tamu undangan mulai memadati area pesantren untuk mengikuti rangkaian acara wisuda dan pelepasan.

Nuansa religius terasa kuat dengan dekorasi sederhana namun elegan yang menghiasi lokasi kegiatan, mencerminkan semangat pendidikan Islam yang menjadi ciri khas pesantren.

Acara berlangsung dengan tertib dan diwarnai rasa syukur atas capaian para santri yang berhasil menyelesaikan masa belajar mereka.

Prosesi pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menghadirkan suasana khusyuk dan menambah kekhidmatan acara.

Setelah pembacaan ayat suci, hadirin bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai kebangsaan dan persatuan.

Pelaksanaan wisuda dan pelepasan santri ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari unsur pemerintah, pendidikan, dan masyarakat.

702119396_18128974084591353_7727914058971555970_n

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Timur, Dr. H. Muhammad Isnaeni, M.Pd.

Turut hadir Pimpinan Pondok Pesantren MIC, Dr. Hj. Sitti Sagirah, M.Ag, yang memimpin langsung jalannya kegiatan.

Acara juga dihadiri Pengurus Yayasan MIC, H. Muhammad Rasyidi, M.Pd, yang selama ini aktif mendukung pengembangan pendidikan di lingkungan pesantren.

Kehadiran Ketua Dewan Masyayikh Pondok Pesantren MIC, Prof. Dr. Muhammad Nasir, M.Ag, turut memberikan nuansa akademik dan spiritual dalam kegiatan tersebut.

Dukungan pemerintah daerah tampak melalui kehadiran Camat Samarinda Ulu, Sujono, M.Si.

 

Selain itu, Lurah Bukit Pinang, Eko Purwanto, S.E., M.M., juga hadir bersama para tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Dalam rangkaian acara, para tamu undangan diberikan kesempatan menyampaikan sambutan dan pesan kepada para santri.

Sambutan pertama disampaikan oleh Dr. H. Muhammad Isnaeni, M.Pd yang menyampaikan apresiasi terhadap kontribusi Pondok Pesantren MIC dalam membangun pendidikan keagamaan di Kalimantan Timur.

Ia menegaskan bahwa pesantren memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, berakhlak, dan memiliki wawasan keislaman yang kuat.

Menurutnya, keberadaan pesantren harus terus didukung karena menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dr. Hj. Sitti Sagirah, M.Ag selaku Pimpinan Pondok Pesantren MIC.

 

Dalam pidatonya, beliau menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan para santri serta mengingatkan bahwa wisuda bukan akhir dari perjalanan belajar. 

Beliau menekankan bahwa ilmu yang diperoleh selama di pesantren harus menjadi pedoman dalam kehidupan dan pengabdian kepada masyarakat.

673864343_18128974030591353_1212149890110860595_n

Pengurus Yayasan MIC, H. Muhammad Rasyidi, M.Pd, juga berharap para lulusan untuk tetap menjaga nilai-nilai pesantren dan tidak berhenti menuntut ilmu.

Sementara itu, Prof. Dr. Muhammad Nasir, M.Ag menyampaikan nasihat agar para santri senantiasa menjadikan ilmu sebagai penerang hidup dan bekal dalam menghadapi tantangan zaman.

Camat Samarinda Ulu, Sujono, M.Si, memberikan apresiasi kepada Pondok Pesantren MIC yang dinilai turut berkontribusi dalam pembinaan moral generasi muda di wilayah Samarinda.

Senada dengan itu, Lurah Bukit Pinang, Eko Purwanto, S.E., M.M., berharap hubungan harmonis antara pesantren, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjaga demi kemajuan pendidikan.

 

Prosesi wisuda berlangsung penuh haru ketika para santri menerima penghargaan dan mengikuti pelepasan secara simbolis di hadapan orang tua serta para tamu undangan.

Sejumlah orang tua tampak tidak mampu menyembunyikan rasa bangga dan haru melihat putra-putri mereka berhasil menyelesaikan pendidikan pesantren.

Kegiatan wisuda dan pelepasan ini tidak hanya menjadi seremoni kelulusan, tetapi juga momentum memperkuat komitmen pendidikan Islam yang berorientasi pada pembentukan akhlak dan keilmuan.

 

Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren MIC Samarinda kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang berupaya mencetak generasi santri yang unggul, religius, dan siap mengabdi kepada masyarakat, bangsa, dan agama.’;’

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *